WelCome

selamat datang di blog baru saya,.... semoga anda bisa menikmati

Minggu, 10 Maret 2013

Contoh Pourquoi Tales-Why do The Sun and The Moon LIve in the Sky? (New Mexico Version)

Long time ago, there was no day. It was always dark and always summer. This was because the Kachina, a very powerfull people had stolen the Sun and the Moon and locked them away in a box. In the light, Coyote and Eagle, two friends wonder the desert.
Coyote and Eagle had always hunted together, but Coyote could not hunt anymore because he could not see at night. Coyote suggested that they go to find the Sun and the Moon and make them  light up the world. Eagle was worried.He reminded Coyote that the Sun and the Moon were very strong and it was dangerous to try to trick them.
In the end, Eagle agreed to help Coyote. While the Kachina were sleeping,Coyote and Eagle crept into their village, stole the Sun and the Moon, and headed into the hills.
Coyote told Eagle that he wanted to open the box containing the Sun and the Moon. Eagle said "No." They must wait until their travels and open it with their eyes closed. Coyote grumble. He couldn't wait tho see what    was in the box.
Finally, he grew so curious that he threw it open. The light of  the Sun was so bright that it blinded Coyote's eyes. The Sun and the Moon left and flown far away, up into the sky where they are today.
Sumber: Th. M. Sudarwati and Eudia Grace. 2007. Look A Head An English Course for Senior High School Students Year XI. Jakarta: Penerbit Erlangga
  

Contoh Pourquoi Tales-Why Bunnies Have Soft Cotton Tales?


Long ago in a cotton field faraway there was a young bunny named Fluffy. She lived in a burrow next to an oak tree in New Jersey. She liked to go to the cotton field a lot. She sometimes stayed there all night to sleep!
One day while Fluffy was playing in the cotton field and all of a sudden she felt something on her bottom. It felt soft like a cotton ball! She looked back and saw a cotton plant on her bottom. She tugged and tugged and she finally got it off. But only the plant! The cotton ball was still on! 
She goes home to eat dinner and her parents see the cotton on Fluffy’s bottom. They asked her and she told them. She took her friend and family to the cotton field to get tails like Fluffy.
No longer can an owl catch rabbits' tails because they will have a mouth full of cotton, and they can just go back to the cotton field and get more.
And that is why bunnies have soft cotton tails.

Contoh Pourquoi Tales-Why The Sky and The Sea Blue?


To begin with the story, let me tell you that a long time ago  in the peaceful village there lived twin sisters, Seane and Skyie. Seane had a beautiful face, long hair, and her attitude was very good. Seane different with her sister, Skyie. Skyie had an ugly face, dirty, and her attitude so very bad. But Seane loved her sister so much.
       One day, a charming prince came to their village. Prince asked for help on Seane and Skyie for blue dress for her mother. Since then, Seane and Skyie began competing make a blue dress for the mother of the prince. Prince promised, he would marry a successful tailor who made beautiful blue dress for his  mother. Although Skyie had a bad behavior and didn’t have a pretty face, she was good at sewing.
       The next mont, Seane and Skyie gave their blue dress to the prince. Apparently, the prince’s mother prefers Skyie’s blue dress. Seane angry and jealous to Skyie. Seane felt pretty, had a good attitude, and had a good sewing skills than Skyie. Finally, Seane had a  cunning plan to thwart the wedding between the prince and Skyie.
       In the midnight, Seane sneaked into the palace to steal the blue dress. But Seane  failed, because the palace guards caught Seane brought the queen’s blue dress. The prince got mad at Seane because Seane would hurt Seane by her cunning plan. And then, prince cut  the blue dress into two parts, then he threw it to the sky and sank to the wide puddle of water. Finally, the sky became blue and the wide puddle of water turned into sea which had blue color.

Kekerasan Dalam Keluarga


I. Pengertian
            Kekerasan dalam keluarga yaitu setiap tindakan yang mengakibatkan pada kesengsaraan dan penderitaan pada salah satu atau beberapa anggota keluarga secara psikologis fisik,  dan seksual, termasuk ancaman tindakan tertentu,  pemaksaan atau perampasan kemerdekaan secara sewenang-wenang baik yang terjadi di depan umum atau dalam lingkungan kehidupan pribadi.
II. Alasan
            Berikut merupakan beberapa alasan mengapa kekerasan dalam kekeluarga terjadi:
  1. Kepemimpinan yang otoriter yaitu kepala keluarga yang mengasuh/membimbing anak/istri dengan cara melaksanakan kehendaknya sendiri tanpa mempertimbangkan kedaulatan anggota keluarga yang lain.
  2. Rendahnya dalam pemahaman fungsi masing-masing anggota keluarga antara lain karena rendahnya faktor silaturahim dan pendidikan sehingga sering terjadi konflik.
  3. Unsur keegoan sehingga sering muncul sifat ingin menang dan benar sendiri yang lebih dominan ketimbang saling pengertian. Dalam masalah ini bias jadi wibawa orang tua lemah karena tidak mampu menjadi panutan/penengah.
  4. Keteladanan perilaku orang tua yang kurang dalam hal bersifat bijak, santun, kasih saying kepada sesame anggota keluarga.
  5. Rendahnya interaksi dalam keluarga,  kesibukan masing – masing anggota keluarga di luar rumah yang padat menyebabkan kesempatan untuk berinteraksi positif akan semakin rendah.
III. Macam / Jenis
            Berikut merupakan jenis-jenis kekerasan dalam keluarga:
  1. Kekerasan Fisik:
    1. Kekerasan fisik berat, berupa penganiayaan berat seperti menendang, memukul, melakukan percobaan pembunuhan, dan tindakan lain yang dapat mengakibatkan cidera berat, cacat, serta tidak mampu menjalankan tugas sehari-hari.
    2. Kekerasan fisik ringan, berupa menampar, menjambak, mendorong, dan perbuatan lainnya yang mengakibatkan cidera ringan dan rasa sakit dan luka fisik yang tidak masuk dalam kategori berat.
    3. Kekerasan Psikis:
      1. Kekerasan psikis berat, berupa tindakan pengendalian, manipulasi,eksploitasi,kesewenangan,perendahan, dan penghinaan dalam  bentuk pelarangan,pemaksaan,dan isolasi social,tindakan dan atau ucapan yang  merendahkan atau menghina,penguntitan,kekerasan dan atau ancaman kekerasan fisik, seksual,  dan ekonomis,yang masing-masingnya dapat mengakibatkan penderitaan psikis berat berupa salah satu atau beberapa hal sebagai berikut:
-          Gangguan tidur atau gangguan makan.
-          Gangguan stress pasca trauma.
-          Depresi berat.
-          Gangguan jiwa dalam bentuk hilanganya kontak  dengan realitas.
-          Bunuh diri.
  1. Kekerasan psikis ringan, berupa tindakan pengendalian, manipulasi, eksploitasi, kesewenangan, perendahan dan penghinaan, dalam bentuk pelarangan, pemaksaan, dan isolasi social,tindakan atau ucapan yang bersifat merendahkan, ancaman kekerasan fisik,dan kekerasan psikis ringan lainnya. Kekerasan psikis ringan dapat mengakibatkan;
-          Ketakutan dan peerasaan terteror.
-          Rasa tidak berdaya, hilangnya rasa percaya diri, hilangnya kemampuan  untuk bertindak.
-          Gangguan fungsi tubuh ringan (misalnya sakit kepala, gangguan pencernaan tanpa indikasi medis).
-          Depresi.
  1. Kekerasan  Seksual:
    1. Kekerasan seksual berat, berupa:
-          Pelecehan  seksual dengan kontak fisik,seperti meraba, menyentuh organ  seksual, mencium secara paksa, merangkul secarapaksa,sertaperbuatan  lainnya yang menimbulkan rasa muak/jijik dan terhina.
-          Pemaksaan berhubungan seksual dengan cara yang tidak sepantasnya.
-          Tindakan seksual dengan kekerasan fisik menyebabkan luka fisik,  sakit, cedera, trauma.
  1. Kekerasan seksual ringan, berupa pelecehan seksual secara verbal  seperti komentar verbal, gurauan porrno, siulan, ejekan, dan julukan. Adapula pelecehan  yang  bersifat  non-verbal seperti eekspresi wajah, gerakan tubuh, atau perbuatan meminta  perhatian seksual yang tidak  dikehendaki korban. Kekerasan seksual ringan  menyebakan si  korban merasa terhina dan dilecehkan.
  2. Kekerasan Ekonomi:
    1. Kekerasan ekonomi berat, yaitu tindakan eksploitasi, manipulasi, dan pengendalian lewat sarana ekonomi berupa:
-           Memaksa korban bekerja dengan cara eksploitatif
-          Mengambil atau merampas harta korban.
  1. Kekerasan ekonomi ringan, yaitu melakukan upaya-upaya  yang disengaja agar si korban tidak berdaya secara ekonomi atau tidak terpenuhi kebutuhan dasarnya.
IV. Masalah/Kasus
            Contoh Kasus Kekerasan Fisik Terhadap Anak
Kekerasan fisik : kekerasan fisik kerap  kali ada batas jelas antara menyiksa dan mendisiplinkan.
Kasus: Yani (30 th) sering menghukum kenakalan anaknya yang berusia 5tahun. Bentuk kenakalan  itu antara lain menuang sabun di kamar mandi, tidak mau makan, mengotori jemuran,  mengganggu adik. “Kalau nakalnya di kamar mandi, ya saya pukul pakai gayung. Kalau  tak mau makan saya pukul pakai sendok/piring. Kalau  mengganggu adiknya saya pukul pakai  mainannya.” Menurut Yani  anak harus dihukum supaya jera dan tidak mengulangi perbuatan yang dilarang. Yani tak mau disalahkan suami karena tak  mampu mendidik anak.
Dampak fisik yang diperoleh si anak : memar, luka, patah tulang terutama di daerah rusuk, dan gangguan di  bagian tubuh lain seperti  kepala, perut, pinggul.
Dampak emosi yang diperoleh si anak : merasa terancam, tertekan,gelisah, dan cemas. Karena kekerasan yang sering diterima oleh seorang anak sewaktu kecil, ada kemungkinan mereka melakukan kekerasan  yang sama terhadap anak-anak mereka sesuai dengan yang mereka terima semasa kecil.
V. Solusi dan Pendapat/Usulan Kelompok
1. Orang tua seharusnya melakukan konsultasi psikologi untuk latihan mengendalikan emosi, menggali masalah suami istri, dan mempelajari  perkembangan anak.
2. Orang tua  mengajak anak ke dokter untuk memeriksa kondisi fisik.
3. Orang tua harus memahami perkembangan anak, karena ada saatnya si anak perlu menunjukkan kemampuan dan kreasinya.
4. Orang tua memberikan pemahaman kepada  anak tentang apa yang tidak boleh dilakukan dan apa yang seharusnya dilakukan, karena keluarga merrupakan tempat pertama dalam pembentukan karakter si anak.
5. Menyisihkan waktu untuk berkomunikasi  dengan keluarga. Misalnya,
6. Menjadikan anak sebagai teman.
7.  Suami sebagai kepala  keluarga harus lebih tegas, memberikan teladan  yang baik untuk anak-anak mereka.
8. Jika dalam keluarga  terdapat masalah berbicara dengan jujur dan terbuka.
9. Pasangan suami-istri bila menghadapi masalah seharusnya tidak terlalu larut dalam masalah namun memfokuskan diri pada solusi yang harus diambil.
10. Minta bantuan saudara atau teman. Jika masalah keluarga tersebut tak bisa diselesaikan sendiri ada baiknya minta bantuan saudara dan teman.

Bahasa Indonesia SMA/MA Kelas XI-Membacakan Berita Yang Baik


  1. Definisi
               Berita pada dasarnya adalah (1) cerita atau keterangan mengenai kejadian atau peristiwa yang hangat; (2) laporan; (3) pemberitahuan atau pengumuman (KBBI: 140).
  2. Ciri-ciri berita yang baik, antara lain:
    1. Aktual: berita terkini (berita hari ini disajikan hari ini juga).
    2. Faktual: berdasarkan fakta-fakta tidak hanya sekedar desas-desus dan opini semata
    3. Objektif: tidak memihak
    4. Unik dan menarik.
  3. Beberapa hal yang harus diperhatikan ketika membacakan berita, antara lain:
    1. Sebelum membaca, pahami dulu isi beritanya
    2. Memberi tanda penggalan (/) sesuai dengan makna berita dan sebagai tempat pengambilan nafas
    3. Memberikan garis bawah pada kata atau kalimat yang mendapat tekanan
    4. Membacakan berita dengan baik.
  4. Selain beberapa pertimbangan di atas, Anda juga harus memerhatikan hal-hal berikut ini:
    1. Menggunakan lafal atau ucapan sesuai dengan bunyi bahasa yang tepat
    2. Memerhatikan artikulasi tiap-tiap fonem secara jelas
    3. Menggunakan intonasi yang baik sesuai dengan maksud isi berita
    4. Memerhatikan setiap tanda baca yang ada dalam naskah berita.
  5. Namun jika membacakan sebuah berita di televisi, maka juga harus memerhatikan beberapa hal:1. Berpenampilan wajar, rapi, dan bersih.
    2. Bersikap tenang, tidak gugup, dan penuh rasa percaya diri.
    3. Menghindari gerakan-gerakan yang tidak perlu, seperti gerakan tangan, kepala, dan anggota tubuh yang lain secara berlebihan.
    4. Pandangan mata tidak terpaku pada naskah yang sedang dibaca, sesekali ditujukan ke arah penonton
  6. tips yang dapat kita praktekkan, diantarnya adalah sebagai berikut :
    1. Intonasi
        Dalam membaca berita usahakan intonasi harus setabil naik turunnya diaturnya nada suara disesuaikan dengan berita yang dibacanya supaya pendengar tidak bosan
    2. Arikulasi / Pengucapan
        Dalam Artikulasi/pengucapan harus jelas huruf dan kalimatnya. Artikulasi harus berpedoman pada EYD (ejaan yang disempurnakan)
    3. Volume
        Dalam membaca berita volume suara harus jelas dan mantap, dalam membaca berita volume suara harus menyesuaikan dengan tempat, karena setiap tempat yang digunakan untuk membaca berita memberikan kesan yang berbeda-beda, jika berada didalam ruang yang terbuka usahakan untuk membaca berita dengan suara keras, sebaliknya jika berada dalam ruangan kecil dan tertutup kita tidak perlu membaca berita dengan suara terlalu keras, selain itu kita juga harus bisa menyesuaikan dengan pengeras suara yang digunakan (jika mengunakan pengeras suara)
    4. Tekanan kata-kata
        Tekanan suara harus jelas dan mantap, bila mengunakan kata-kata bahasa indonesia jangan mengunakan penekanan kata-kata untuk bahasa asing seperti bahasa Belanda, Inggris, Arab, dan lain sebagainya.
    5. Kecepatan
        Untuk membaca berita yang baik faktor yang tak kalah pentingnya adalah kecepatan kita dalam membaca berita, kita harus bisa mengatur kecepatannya, membaca tidak perlu terlalu cepat, atau terlalu lambat seperti orang mengeja.
    Sumber:   

Sabtu, 09 Februari 2013

Hati

Hatiku adalah Tempat Tinggal......

Bukan Rumah Singgah.....




Jangan Pernah Masuki Hatiku....
 
Jika kau masih berniat untuk pergi ke hati yang lain....



 Masuki hatiku jika Kau telah siap berada di sana selamanya.

Jumat, 08 Februari 2013

8 tiPE maNUSIA

1. Bagi MANUSIA UANG,
waktu adalah uang, sakit dan istirahat adalah siksaan.
2. Bagi MANUSIA KUASA,
bawahan adalah tongkat kewibawaannya, disembah adalah mahkota kebanggaannya, tak dihargai adalah nerakanya.
3. Bagi MANUSIA KERJA,
duduk dan waktu luang adalah sengatan-sengatan lebah dan ketonggeng, doa adalah lelucon yg tidak lucu, dan pemborosan energi!
4. Bagi MANUSIA SENI,
keindahan yg ia lihat adalah pintu surga,keindahan yg ia ciptakan adalah Firdaus,cinta murni adalah hidup kekal.
5. Bagi MANUSIA PIKIR,
otak adalah modal,ilmu adalah keuntungannya,bercinta adalah dagelan sekedar;memandang rendah tiap orang di bawahnya adalah hal biasa dan normal baginya.
6. Bagi MANUSIA KARAKTER,
kemerdekaan adalah tempat tinggalnya, keadilan adalah santapannya, kebijaksanaan dan kesucian adalah pakaian dan perhiasannya.
7. Bagi MANUSIA MISTIK,
pertumbuhan pohon dan pemekaran bunga adalah juga perkembangannya yang segar; langit adalah rentangannya; luas bumi dan lautannya adalah jiwanya dan misterinya; tiap orang adalah dia; dosa dunia adalah dosanya juga.
8. Bagi MANUSIA KASIH,
mengasihi adalah pernafasannya, orang kecil dan tersisih adalah kesayangannya, memberi dan melayani adalah surganya.

(oleh: Rm Pius Budiwijaya OCSO)

Termasuk yang manakah ANDA ??